Pages - Menu

Wildest Dreams - Taylor Swift

 

He said let's get out of this town
Drive out of the city
Away from the crowds
Lelaki ini katakan padaku hal-hal manis bahkan sangat terkesan membual di mataku. Sorot matanya tajam penuh arti, berusaha menyelami hati dan pikiranku. Kamu ajak aku tinggalkan kota penuh dengan suara ini, menjauh dari keramaian. Bersenang-senang, hanya berdua.

I thought heaven can't help me now
Nothing lasts forever
But this is gonna take me down
He's so tall, and handsome as hell
He's so bad but he does it so well
Tanpa daya aku pun meng“iya” kan ajakan gilamu. Kita nikmati udara pesisir pantai yang sesegar minuman dingin merasuk hingga paru-paruku dan terus berlalu kembali mengisi ruang kosong berdesak-desakan dengan udara lain di alam. Angin senja sungguh menenangkan. Dan lebih menakjubkan dari itu, lukisan alam sang Maha Kuasa tergelar sangat sangat.. entahlah tak terungkapkan keindahannya. Kemanapun aku membuka mata, aku dapat menikmatinya. Sekitar 15 menit mereka tenggelamkan aku dalam dunia yang berbeda dari tempat di mana aku tinggal. Matahari yang telah seharian berpeluh membagikan panasnya keseluruh lapisan bumi mulai undur diri dengan anggun bak seorang model dengan gaun orange kekuningan agak merah yang berlalu menuju backstage. Kamu begitu tinggi dan sangat tampan.  Dan juga sangat nakal, namun kenakalanmu sungguh manis dimataku. Aku tahu langit tak dapat membantuku redakan jeratan pesona elokmu. Lukisan model senja hari ini semakin melengkapi indahnya parasmu. Sempat terbersit dipikiranku, ini akan membunuhku. Aku tahu kamu bukan milikku. Namun tak ada satu hal pun di dunia ini yang abadi. Seperti lukisan model senja hari ini yang telah berpamitan menutup tirainya berganti dengan malam indah berhamburan bintang disana-sini. Ratusan, ah tidak ribuan atau bahkan jutaan mungkin mekera berkelap-kelip menggoda mata tuk mapir menikmatinya.  

I can see the end as it begins
My one condition is
Say you'll remember me
Standing in a nice dress, staring at the sun set babe
Red lips and rosy cheeks
Aku dapat melihatnya, episode akhir dari kisah ini dari saat kita baru akan memulainya. Senyuman yang entahlah mengisyaratkan banyak hal. Mungkin tak harus aku pergi kuliah psikologi untuk tahu jika kamu tertarik denganku, dan aku pun merasakan hal sama. Jika memang ini telah jadi takdir kita,
“Satu syaratku adalah..”
“Katakan kau akan selalu mengingatku, berdiri disisihmu kenakan gaun indah, menatap senja dengan senyum dibibirku. Bibir yang merah, pipi yang merona dan hanya kita berdua disana.”
Kamu pun bertanya,
“Lalu apa yang terjadi dengan orang-orang di bumi ini kenapa hanya ada kita?”
Aku hanya akan katakan,
“Entahlah.. mereka tak ada diimajiku karena kamu terlalu besar seperti raksasa yang memenuhi otakku.”

Say you'll see me again even if it's just in your wildest dreams
Wildest dreams
Katakan padaku jika kamu akan menemuiku lagi. Tak mengapa meski itu hanya dalam mimpi-mimpi liarmu.

I say no one has to know what we do
His hands are in my hair, his clothes are in my room
And his voice is a familiar sound, nothing lasts forever
But this is getting good now
Aku bilang,
“Tak perlu ada seorang pun yang tahu apa yang sedang kita perbuat.”
Tanganmu pun membelai lembut rambutku. Dan aku pun terbuai, hatiku berbisik ditelingaku.
“Apakah ini cinta?”, namun tak sadar aku katakana itu dengan mulutku.
“Iya”, jawabmu pelan dan meyakinkan.
Suaramu sungguh sangat indah, seindah parasmu, bahkan tanpa melihatmu pun aku tahu jika itu kamu. Muncul ketakutanku jika ini berlalu, apakah suaramu yang melekat disalah satu memori otakku dapat aku melupakannya. Begitu akrab terdengar. Namun kembali lagi muncul bisikan Tak ada satu pun di dunia ini yang abadi. Tak terkecuali, bahkan cinta sekalipun. Tapi ini semakin menyenangkan. kamu pun menikmatinya.

He's so tall, and handsome as hell
He's so bad but he does it so well
And when we've had our very last kiss
But my last request is
You see me in hindsight
Segala pesonamu memang tak terbantahkan. Seperti memang telah menjadi hukum untuk mata hatiku melihatmu begitu sempurna. Dan ketika kita mulai menikmati ciuman terakhir sebelum kepergianmu, aku ajukan satu permintaan. Sebelum langkah kaki pertamamu selesai, aku pun berkata,
“Kita akan bertemu lagi setelah semua ini?”   

Tangled up with you all night
Burn it down
Some day when you leave me
I bet these memories hunt you around
Namun apa yang terjadi tak seindah kejadian di otakku. Masa depan yang telah aku bayangkan itu begitu bebeda dengan kejadian di depan hidungku. Kamu pun mengatakan tidak akan pernah menemuiku lagi, alasannya karena memang tak seharusnya dan kamu pun memiliki kekasih. Lalu apa yang telah kita perbuat tadi. Kita berjalan berdua, kamu bahkan mengatakan jika ini cinta. Namun kamu membela diri seperti orang bodoh yang tak mengerti bahasa manusia.
“Itu kamu yang bilang, aku hanya berkata iya dan itu tak berarti aku menjawab pertanyaanmu tadi.”
“Benar-benar busuk !!!”, kataku kecewa.
Perdebatan ini berubah jadi pertengkaran tak berujung sepanjang malam. Hancurlah semua, kenangan indah tak mampu menyelamatkan hubungan yang bahkan tak jelas ini. Dan ini membuatku geram, ku ucapkan sumpah untukmu.
“Kelak saat kamu tinggalkan aku, aku berani bertaruh jika kamu kan rindukan aku, kenangan ini akan menghantuimu sepanjang hidupmu.”

Say you'll remember me
Standing in a nice dress, staring at the sun set babe
Red lips and rosy cheeks
Say you'll see me again even if it's just pretend
Even if it's just in your wildest dreams
In your wildest dreams
Katakan kamu akan bertemu denganku lagi, meski sekedar pura-pura. Aku masih harapkan kamu datang padaku dan jadi milikku. Meski cuma dalam mimpi-mimpi terliarmu.



No comments:

Post a Comment